Langsung ke konten utama

KEWAJIBAN ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM

 Anak adalah sebuah anugrah dari Allah Swt yang mana Anugrah tersebut sebuah Amanah yang dititipkan kepada ibu dan ayahnya, untuk dijaga dengan sebaik-baiknya, karena Amanah tersebut kelak akan dimintai pertanggung jawabannya

Terutama terkait dengan AKIDAH anak..


وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ   

Artinya: “(Ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, saat dia menasihatinya, “Wahai anakku, janganlah mempersekutukan Allah! Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) itu benar-benar kezaliman yang besar.” (QS Luqman [31] ayat


7. Kewajiban Orang Tua Terhadap anak nya... dan itu merupakan HAK Anak yang wajib di berikan oleh orang tuanya


Mengumandangkan azan di telinga kanan dan iqamah di telinga kiri bayi oleh ayahnya setelah bayi dinyatakan bersih dan suci. 

2. Tahnik. Memasukkan makanan yang mengandung zat gula ke dalam mulut bayi secara merata (madu, kurma, dan sejenisnya) dengan jari-jari tangan.

 

3. Menyusuinya dengan Air Susu Ibu (ASI). Karena secara medis, baik bagi pertumbuhan anak. Sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Baqarah: 233 (Juz 2)

 

۞ وَالْوٰلِدٰتُ يُرْضِعْنَ اَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَۗ وَعَلَى الْمَوْلُوْدِ لَهٗ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِۗ  لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ اِلَّا وُسْعَهَاۚ لَا تُضَاۤرَّ وَالِدَةٌ ۢ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُوْدٌ لَّهٗ بِوَلَدِهٖ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذٰلِكَۚ فَاِنْ اَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَاۗ وَاِنْ اَرَدْتُّمْ اَنْ تَسْتَرْضِعُوْٓا اَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ اِذَا سَلَّمْتُمْ مَّآ اٰتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوْفِۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

 

Artinya: Ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Kewajiban ayah menanggung makan dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani, kecuali sesuai dengan kemampuannya. Janganlah seorang ibu dibuat menderita karena anaknya dan jangan pula ayahnya dibuat menderita karena anaknya. Ahli waris pun seperti itu pula. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) berdasarkan persetujuan dan musyawarah antara keduanya, tidak ada dosa atas keduanya. Apabila kamu ingin menyusukan anakmu (kepada orang lain), tidak ada dosa bagimu jika kamu memberikan pembayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

 

4. Memberi nama pada anaknya. Dengan harapan nama tersebut menjadi doa bagi anak dalam perkembangannya kelak.

 

إِنَّكُمْ تَدْعُونَ يَومَ الْقِيَامَةِ بِأَسْمَائِكُمْ وَأَسْمَاءِ آبَائِكُمْ فَأَحْسِنُوا أَسْمَاءَكُمْ

 

Artinya: Sesungguhnya di hari kiamat nanti kalian akan dipanggil nama-nama kalian dan nama-nama bapak kalian. Oleh karena itu buatlah nama-nama yang baik untuk kalian. (HR. Abu Dawud)

 

5. Mengaqiqahi anak dengan menyembelih kambing (2 ekor untuk bayi laki-laki dan 1 ekor untuk bayi perempuan). Kemudian mencukur rambut. Semua itu bagian dari rasa syukur atas kelahiran anaknya.

 

6. Memberikan pendidikan yang layak pada anak, mulai sejak kecil hingga dewasa. Juga memberinya nafkah yang halal dan memberinya tempat tinggal.

 

7. Menikahkan anak dengan orang yang shalih atau shalihah. Sebagaimana dalam QS. An-Nur: 32 (Juz 18)

 

وَاَنْكِحُوا الْاَيَامٰى مِنْكُمْ وَالصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَاۤىِٕكُمْۗ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَاۤءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

 

Artinya: Nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu, baik laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.

 

Dengan demikian, lahirnya anak/keturunan ke dunia sebagai khalifah fil ardhi harus dipahami betul oleh orang tua. Karena masa depan agama dan bangsa ada di tangan anak-anaknya.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEKANISME PENGADAAN P3K TEKNIS,GURU DAN KESEHATAN KEMENPANRB 347,348,349

 BAGI Pelamar P3K untuk memahami dan membaca peraturan mekanisme dari KEMENPANRB, 347 untuk tenaga teknis, 348, untuk tenaga guru, dan 349 untuk tenaga kesehatan Sehingga lebih MATANG dalam menyiapkan diri menghadapi pelaksanaan ujian CAT P3K Kami doakan semoga keberuntungan berpihak kepada pembaca yang budiman berikut admin Lampirkan Link dari KEMENPANRB, 347,348 dan 349  PERHATIAN Salin Link tersebut dan tempel di GOOGLE.....!!!! LINK UNTUK Tenaga Teknis 👇 https://drive.google.com/file/d/1upXGUfWwcRONhOuSKQbP34yA_KvsClV6/view?usp=sharing LINK UNTUK Tenaga Guru 👇 https://drive.google.com/file/d/1IgOf625jbeYuKQWYSd9qha0IzEiNmsiV/view?usp=sharing LINK UNTUK Tenaga Kesehatan 👇 https://drive.google.com/file/d/1g_zYLpwphxBPHQuH69yNlp07dXJHDXwg/view?usp=sharing                                                        ...

MENGENAL FENOMENA EL NINO PENYEBAB KEMARAU

Musim kemarau yang begitu panjang sehingga Hujanpun sulit untuk Turun salah satu nya adalah FENOMENA ALAM EL NINO apa itu EL NINO, Berikut Admin jelaskan   Anomali cuaca akibat EL NINO    diperkirakan masih akan berlangsung di Indonesia. Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi El Nino masih akan berlangsung hingga akhir Oktober. Selanjutnya, pada bulan November akan terjadi transisi musim kemarau ke musim hujan. El Nino merupakan merupakan fenomena iklim yang dapat memengaruhi pola cuaca di berbagai wilayah. El Nino dapat menimbulkan dampak yang beragam di seluruh belahan dunia. Di kawasan Amerika Latin, El Nino menyebabkan peningkatan curah hujan. Tapi di Indonesia, El Nino menyebabkan berkurangnya curah hujan. Secara sederhana, El Nino memicu terjadinya kondisi kekeringan di wilayah Indonesia. El Nino membuat musim kemarau di Indonesia akan berlangsung cukup panjang. Lantas, apa penyebab dan dampak El Nino yang harus diwaspadai? ...

CARA MEMBEDAKAN TANAMAN BIBIT SAWIT JANTAN & BETINA

  Perbedaan Sawit Jantan dan Betina Adapun  cara membedakan bibit sawit jantan dan betina  yang penting untuk Anda ketahui yaitu dengan mengamati beberapa bagian tumbuhan berikut ini: A. Ujung Daun Bibit Sawit Berdasarkan ujung daunnya, Anda bisa mengetahui jenis kelamin dari sawit tersebut. Bagaimana caranya? Bibit sawit jantan memiliki ujung daun yang tidak memiliki sulur. Sulur sendiri merupakan perpanjangan daun  yang menjalar. Nah pada sawit betina, di ujung daunnya memiliki sulur. Bentuk sulur pada sawit betina seperti benang hijau. Jadi, Anda bisa langsung cek sendiri pada bibit sawit untuk membedakan mana yang betina dan mana yang jantan. B. Ukuran Bibit Sawit Cara membedakan bibit sawit jantan dan betina  selanjutnya yang bisa Anda lakukan yaitu dengan memperhatikan ukuran bibit sawit. Biasanya untuk bibit sawit jantan cenderung lebih tinggi dan lebih besar. Bahkan ukurannya sering melebihi ukuran bibit yang lainnya. Nah, berbeda dengan bibit kelapa saw...